PERMOHONAN PASPOR JEMAAH HAJI

Dasar Hukum : Peraturan Direktur Jendral Imigrasi Nomor IMI-1081.IZ.03.10 Tahun 2011 Tentang Penerbitan Paspor Biasa bagi Calon Jemaah Haji

Ketentuan :

  • Bagi Calon Jemaah Haji diterbitkan paspor biasa 48 Halaman.
  • Calon Jemaah Haji yang telah memiliki paspor dan masih berlaku, minimal paspor tersebut masih mempunyai masa berlaku paling sedikit 6 bulan terhitung saat hari keberangkatan.
  • Pengajuan permohonan dapat dilakukan secara perorangan atau kolektif yang dikoordinir oleh Kantor Kementrian Agama.
  • Nama Calon Jemaah Haji yang tercantum pada paspor paling sedikit 3 kata. Jika nama Calon Jemaah kurang dari 3 kata maka ditambahkan nama Ayah dan/atau nama kakek


Persyaratan

Baru

  • e-KTP atau Surat Keterangan dari Kecamatan / DISDUKCAPIL yang menerangkan bukti telah melakukan perekaman e-KTP.
  • Kartu Keluarga.
  • Akte/Surat Kelahiran, Surat Nikah, atau Surat keterangan Kepala Kantor Kementrian Agama di provinsi/kabupaten/kota setempat atau Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang berisi identitas jemaah haji.
  • Surat rekomendasi Kepala Kantor Kementrian Agama di Kabupaten/ Kota setempat.

Penggantian

  • Membawa Paspor Lama.
  • Surat rekomendasi Kepala Kantor Kementrian Agama di Kabupaten/ Kota setempat.
  • e-KTP atau Surat Keterangan dari Kecamatan / DISDUKCAPIL yang menerangkan bukti telah melakukan perekaman e-KTP dan Kartu Keluarga apabila terdapat perubahan.